Terminal Bus di Kelurahan Lebak Bulus merupakan salah satu fasilitas umum yang sama seperti kebanyakan fasilitas umum lainnya. Terminal ini dibangun pada tahun 1984 di atas lahan eks pemukiman kumuh Kampung Lebak Bulus. Sebagai tempat umum, terdapat fasilitas umum yang dapat digunakan pengunjung sesuai kebutuhan masing-masing, seperti halnya tempat ibadah mushola. Musholla yang tidak sepi pengunjung ini sangat disayangkan jika diperhatikan tidak hanya secara fisik maupun juga kebersihan. Musholla di terminal bus Lebak Bulus memiliki kapasitas tempat yang kecil sehingga tidak dapat menampung banyak jamaah, bentuk bangunan yang jauh dapat dikatakan sempurna seperti halnya bangunan kokoh, dan kurang bersihnya daerah sekitar musholla membuat pengunjung yang enggan untuk beribadah di sana.

Keengganan pengunjung untuk beribadah didukung dengan keberadaan tempat wudhu yang tidak bersih juga. Ketersediaan mukena dan sarung yang tidak terawat, lemari yang tidak layak, dan penerangan yang tidak berfungsi, mendukung pengunjung untuk mengurungkan niatnya dalam beribadah. Hal ini sangat disayangkan apabila lokasi umum tidak dapat mendukung kebutuhan pengunjung.

Namun, semua kendala di atas tidak hanya menjadi perbaikan untuk pengurus terminal, pengurus musholla, atau orang-orang yang tinggal di sekitaran terminal saja. Alangkah baiknya jika kebersihan tempat umum dijaga bersama-sama, dengan pengunjung yang datang dari mana saja. Di program Bersih-Bersih Mushola, Bazis DKI Jakarta bersama Kawan Baik dan Maxima mengajak seluruh warga DKI Jakarta untuk berpartisipasi membersihkan musholla di terminal Lebak Bulus demi kepentingan bersama. Tidak hanya mengajak relawan teknis, tetapi juga muzakki untuk berdonasi. Informasi lebih lengkap dapat dilihat di bbmjakarta.kawanbaik.id

No locations found.

Share This